Petualangan Magyk Septimus Heap

Reading time ~2 minutes

Silas Heap, seorang penyihir yang menguasai Magyk, sedang berbahagia. Septimus Heap Anaknya yang ketujuh telah lahir hari ini. Anaknya diramalkan memiliki kekuatan dan bakat Magyk melebihi orang kebanyakan.

Sampul Magyk - Septimus Heap

Silas pergi ke hutan menemui Galen, seorang Physk, meminta obat untuk mengambil obat untuk anak bungsunya yang masih merah. Saat pulang dari hutan, Silas Heap menemukan bayi yang ditelantarkan di pinggir hutan. Tidak tega, akhirnya dia membawa bayi itu pulang. Sarah Heap, istri Silas, pasti tidak akan keberatan mendapat satu momongan lagi.

Silas Heap hidup bersama keluarganya di rumah susun yang berada di dalam benteng kerajaan. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang ratu. Sesampainya di rumah, Silas Heap mendapat kabar buruk, ratu dibunuh oleh pembunuh bayaran, lebih buruh lagi anak bungsunya yang baru lahir juga meninggal dunia.

Sepuluh tahun kemudian, 412, nama seorang anak yang sejak dia ingat telah menjadi seorang prajurit muda. Suatu hari dia ditugaskan menjaga menara penyihir—baginya penyihir adalah beritak buruk—di pertengahan musim dingin, yang memperburuk keadaan. Udara dingin dan perut keroncongan mengundang lelah yang tak terkira. Dia memutuskan untuk tidur sejenak.

Ketika terbangun, 412 kaget dan takut setengah mati, dia sudah berada satu ruangan bersama dua penyihir dan dua anak konyol sedang berselisih, ditambah seorang hantu penyihir yang melihat dirinya, seragam prajurit miliknya sudah dilucuti dan diganti pakaian orang biasa—jika komandan prajurit muda melihatnya saat ini, dia pasti akan dituduh sebagai antek penyihir, pikir 412.

Tiba-tiba seseorang mendobrak pintu ruangan tersebut. Harapan muncul dari dalam hati 412 yang menduga pendobrak tersebut adalah komandan prajurit muda yang akan menyelamatkan dirinya dari genggaman penyihir. Kemudian harapan itu gosong bersama sosok pendobrak yang juga gosong akibat serangan kilat petir sang penyihir. Hari ini benar-benar hari tersial bagi 412.

Resensi di atas adalah sedikit gambaran dari novel Magyk, buku pertama dari Serial Septimus Heap karya Angie Sage. Buku yang sangat menarik mengingat, dahulu, pertama kali membaca Magyk, saya bukan penggemar novel fantasi.

Novel Magyk berlatar kerajaan matrilineal yang dipimpin seorang ratu pada abad pertengahan. Angie Sage meramu novel ini dengan gaya cerita ringan, tidak membosankan, sehingga buku ini cocok dijadikan bacaan kala senggang atau sebelum tidur. Kekurangan buku ini, gaya bahasanya kurang anak-anak. Terlalu dewasa, dan beberapa istilah di cetak tebal. Entah apa maksudnya.

Saya sudah membaca buku ini kedua kalinya, karena ingin mengingat kembali jalan cerita Septimus Heap sekaligus melanjutkan membaca Darke, buku ke enam serial Septimus Heap, yang saya beli beberapa waktu lalu—dalam format ebook tentunya.

Apakah kamu juga sudah membaca Magyk? Atau kamu punya rekomendasi buku bacaan yang bagus, silakan tulis di kotak komentar di bawah ini. Selamat membaca!

  • Judul Buku: Septimus Heap, Book One: Magyk
  • Pengarang: Angie Sage & Mark Zug
  • Penerbit: Katherine Tegen Books; Reprint edition (October 13, 2009)
  • Tahun Petama Terbit: 2005
  • Jumlah Halaman (edisi cetak): 640
  • Genre: Fiksi, Fantasi, Novel Remaja
  • Penilaian saya: 3/5

Kindle Paperwhite: Pengalaman Membaca Yang Menyenangkan

Membaca buku adalah salah satu hobi yang sudah lama saya tekuni. Genre buku yang saya baca bervariasi dari buku teknik, novel, cerpen, da...… Continue reading

The Lost Hero

Published on January 03, 2014

Bartimaeus: The Ring of Solomon

Published on January 19, 2014