Bartimaeus: The Ring of Solomon Kindle

Bartimaeus: The Ring of Solomon

Aku, kuda nil kerdil yang memakai rok, menyanyikan lagu mesum tentang kehidupan pribadi Solomon dan terus-menerus melemparkan batu raksasa ke atas sambil menaiki tebing tambang batu.

Tenggelam dalam senandungku sendiri, aku tak menyadari adanya keganjilan. Seperti biasa, aku melempar batu ke atas dengan meregangkan lenganku.

Seperti biasa, batu itu melayang dalam setengah lingkaran sempurna ke pojok kuil di mana Tivoc berdiri.

Atau dalam kasus ini dia tidak berdiri, sebaliknya sudah membungkuk sambil membersihkan jalan untuk Solomon yang akan memeriksa beranda. Dan kedatangan Raja Solomon tidak sendiri, bersama para penyihirnya, pegawai kerajaan, prajurit, budak-budak, dan istri-istrinya yang berkerumun untuk mencari perhatian raja.

Mereka mendengar senandungku. Mereka memutar kepala untuk mencari sumber suara. Yang mereka lihat adalah setengah ton batu yang dilemparkan ke arah mereka dalam setengah lingkaran sempurna. Mereka hanya punya waktu sekejap untuk berdoa sebelum batu itu meratakan mereka.

Kuda nil yang mengenakan rok tersebut menepuk tangan di atas matanya sendiri. duh…
—disadur dari Bagian II Bab 11 “Bartimaeus: The Ring of Solomon”

Bartimaeus, jin arogan-konyol-sarkastis yang banyak akal, kembali hadir di prekuel berjudul “Bartimaeus: The Ring of Solomon“. Novel terbaru besutan Jonathan Stroud ini saya nobatkan sebagai novel terbaik tahun 2013.

Sinopsis

Bartimaeus hidup di dunia di mana penyihir memanfaatkan kekuatan jin untuk kepentingan pribadi, pada masa pemerintahan Raja Solomon di Jerusalem, 950 tahun sebelum Masehi.

Karena ulah konyol Barty, Khaba, penyihir yang kali ini memperbudak Barty, diperintahkan oleh Raja Solomon menuju selatan untuk memerangi sekelompok penjahat gurun yang merampok pedagang yang menuju Jerusalem.

Petualangan seru di mulai. Akhirnya, mereka menemukan sarang kelompok penjahat tersebut dan Barty bertemu Asmira.

Asmira adalah keturunan dari kasta prajurit yang sudah turun-temurun melayani Ratu Sheba. Dia diperintahkan Ratu Sheba untuk membunuh Raja Solomon.

Dua orang dengan nasib yang mirip (budak) namun di pihak yang berlawanan. Bartimaeus ingin memakannya.

Kesan & Kritik

The Ring of Solomon cover
“Bartimaeus: The Ring of Solomon” cover ~ source

The Ring of Solomon menyajikan cerita seru dengan tempo cepat, banyak adegan aksi pertarungan para jin, dan tentunya komentar sarkastis-egois-jenaka ala Barty, sebutan akrab para penggemarnya (termasuk saya).

Saya sangat menikmati setiap konflik yang dibalut dengan komentar sarkastis Barty. Membuat cerita semakin menarik dan mengalir.

Jika pernah membaca trilogi sebelumnya, maka kamu akan mengingat kembali gaya bahasa seru Jonathan Stroud dalam meramu setiap adegan aksi dan dialog harmonis dan menghibur.

Perbedaan cara pandang dua tokoh utama terhadap kehidupan antara realistis-oportunis dan loyal-idealis, memberi pelajaran pada kita bahwa keduanya tak mutlak benar atau salah.

Kehidupan memang harus dipandang dari berbagai sudut. Kadang kesetiaan harus dipikir ulang demi kebaikan orang banyak, dan seorang pemimpin harus bisa menghargai akal sehat orang lain.

Akhir dari kisah Bartimaeus cukup mengejutkan, meski tak sedramatis trilogi sebelumnya, pengarang menyajikan sedikit akhir cerita mirip dengan sejarah antara Ratu Sheba dan Raja Solomon.

Dan nasib Asmira pada akhirnya yang lebih realistis ketimbang kebanyakan cerita yang berakhir bahagia.

Yang sedikit mengecewakan adalah kemiripan alur cerita dengan trilogi Bartimaeus.

Pesan

Buku ini ditargetkan untuk remaja dan anak-anak. Namun orang dewasa pun tetap akan menikmati buku ini. Banyak hal menarik dan pesan yang bisa dipetik dari kisah di buku ini. Buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca.

Setelah membaca buku ini, saya tiba-tiba ingin membaca ulang trilogi sebelumnya, sekadar menikmati kisah dan candaan Bartimaeus.

Detail buku:

  • Judul: The Ring of Solomon
  • Pengarang: Jonathan Stroud
  • Format Buku: ebook
  • Halaman: 416
  • Series: Bartimaeus #4
  • Genre: fiksi, fantasi, humor
  • ISBN: 978-1-4231-4956-9
  • Harga: $6.99
  • Penerbit: Disney Hyperion; Reprint edition (24 January 2012)
  • Bahasa: Inggris

2 thoughts on “Bartimaeus: The Ring of Solomon”

Comments are closed.