Bermain Ingress

Reading time ~3 minutes

Ingress-Featured-Logo

Jika kamu seorang penggemar Augmented Reality Game (ARG), besar kemungkinan kamu sudah mendengar atau malahan sudah bermain Ingress. Ingress adalah ARG berbasis Android buatan Niantic Labs salah satu divisi Google, Inc. Alkisah terjadi perseteruan antara Resistance dan Enlightened memperebutkan portal yang berwujud landmark di setiap kota di seluruh belahan dunia. Tentu saja dibumbui tema alien dan konspirasi agar permainan semakin menarik.

Bagaimana Bermain Ingress?

Ingress sampai saat ini masih dalam tahap closed beta sehingga kalau kamu ingin mencoba permainan ini harus sabar meminta kode aktifasi melalui situs Ingress, atau bisa mengirimkan artwork di Google+ Communities Ingress, jika karyamu menarik dan unik, mereka (Niantic Labs) akan memberikan kode undangan segera. Aku telah memainkan permainan ini kira-kira akhir Desember lalu, setelah menanti undangan lebih dari sebulan. Ketika mendapat undangan aku segera mengunduh applikasi game Ingress dari Google Play. Mulai permainan dengan menjalani tutorial singkat tetek bengek game ini, kemudian memilih salah satu faksi Resistance atau Enlightened. Kesan dari tutorial aku diarahkan untuk memilih Resistance namun aku lebih memilih Enlightened karena pencerahan lebih menarik daripada konservatif :D. Sebenarnya memilih faksi apapun tak masalah. Berikut sedikit kutipan dari halaman Google Play Ingress:

“The Enlightened” seek to embrace the power that this energy may bestow upon us.

“The Resistance” struggle to defend, and protect what’s left of our humanity.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=92rYjlxqypM]

Mulai Bermain Ingress

Tampilan umum Ingress

Permainan pun dimulai, sialnya, waktu itu di Solo belum banyak portal, bahkan hanya satu dan di dalam Keraton. Penantian beberapa pekan kemudian, beberapa portal baru bermunculan dan lebih mudah dijangkau. Interaksi dengan game ini adalam mengumpulkan XM (Exotic Matter) semacam energi untuk melakukan aksi, dan hacking portal, menguasai portal menaruh (deploy) resonator, serta membuat Control Field semacam tautan antara tiga portal yang berbentuk segitiga. Mulailah perburuan portal, aku dan handphone harus benar-benar mendatangi lokasi portal untuk berinteraksi dengan portal. Aku ingat portal yang pertama kali aku hack adalah Stasiun Balapan, untungnya portal yang ada di dalam pagar stasiun itu masih bisa diakses dari luar pagar, tepi jalan, sehingga aku tak perlu masuk setiap saat akan hack portal yang ada di sana. Kadang merasa agak aneh, tiba-tiba berhenti di depan pagar, keluarkan handphone, hack, kemudian pergi. Aku yakin, pengemudi taksi yang ada di sekitar Stasiun Balapan akan curiga jika aku terlalu sering melakukannya. Sebagai pelengkap permainan ini, situs resmi Niantic Project menghadirkan cerita yang terjadi di Ingress. Semacam sejarah dan juga teka-teki konspirasi. Untuk mencari ketersediaan portal dan apa saja yang terjadi termasuk chatroom, disediakan situs Intel, situs ini sangat berguna sebagai alat perencanaan aksi. Salah Satu Portal Di Solo, Tugu Kebangkitan Nasional

Kesan Bermain Ingress

Permainan ini menggunakan augmented reality map, pemain harus benar-benar bergerak keluar dari rumah, mengajak pemain untuk berinteraksi dengan dunia nyata. Setiap portal harus didatangi dengan fisik, tak sekadar duduk dibelakang meja pencet-pencet keyboard dan mouse, sehingga selain bermain, paling tidak mendapat manfaat olah raga ringan, jalan-jalan. Selain itu, ada alasan untuk mengunjungi landmark atau tempat-tempat yang sebelumnya belum pernah dikunjungi.

Portal Key Radya Pustaka

Yang lebih menarik di tengah masa game lebih social, Ingress lebih menyenangkan jika dimainkan berkelompok, bukan sekadar pencet share untuk mendapatkan koin lebih atau bibit bunga, namun membangun portal perlu teamwork yang bagus. Juga komunitas yang terbentuk dari semua orang yang memainkan game ini. Jika di kota kita belum ada portal, kita bisa mengirim foto landmark di kota berikut geotag-nya ke Niantic Labs. Jika diterima oleh mereka, dalam waktu sebulan, portal tersebut akan tersedia di kota kita. Artinya, lokasi-lokasi pariwisata bisa didaftarkan sebagai portal, sekalian promosi kota masing-masing. Game ini benar-benar masih dalam tahap pengembangan, setiap saat bisa terjadi perubahaan signifikan dan masih jauh dari video teaser yang ada di atas. Juga aplikasi Ingress sangat boros memakan battery, bisa dikira-kira layar, gps, dan koneksi data, nyala dalam waktu bersamaan.

The world around you is not what it seems.

—tagline Ingress

Kindle Paperwhite: Pengalaman Membaca Yang Menyenangkan

![Tampilan Home Kindle Paperwhite dalam format list](/images/old/2013/08/Kindle-Paperwhite-01.jpg)Membaca buku adalah salah satu hobi yan...… Continue reading

Kesederhanaan

Published on June 22, 2015

Hujan dan Kebocoran

Published on November 08, 2015